
Misteri yang paling terkenal adalah kisah ngahyang atau moksanya Prabu Siliwangi, Raja Pajajaran yang memutuskan untuk menghilang dari dunia nyata setelah terdesak pengaruh Islam pada masanya. Konon, di belantara Gunung Salak inilah beliau terkepung dan mengapung ke udara. Titik menghilangnya Prabu Siliwangi ini kemudian dikenal sebagai ‘pengapungan’. Lokasinya berjarak tidak jauh dari Kawah Ratu.
Kawasan mistis Gunung
Salak menyimpan setidaknya 40 (empat puluh) makam para raja kuno yang berusia
hingga ratusan tahun. Selain makam keramat, ada juga petilasan suci yang
tersebar di berbagai titik, termasuk petilasan Prabu Siliwangi sendiri.
Petilasan tersebut berada di kaki Gunung Salak. Saking keramatnya, warga
setempat meyakini bahwa tidak seorang pun boleh melewati kawasan tersebut.
Apalagi dengan membawa rasa angkuh dan kesombongan.

Tebalnya kabut yang muncul secara tiba-tiba
juga menjadi alasan mengapa pesawat komersil jarang melintas di atas Gunung
Salak. Bahkan Anda mungkin masih ingat dengan jelas, bahwa belum lama lalu
sebuah pesawat buatan Rusia pernah mengalami kecelakaan tragis di sana.
Selain bahaya penerbangan, bahaya pendakian
dan keangkeran lokasinya, Gunung Salak juga dikenal sebagai lokasi tempat
pernikahan antara manusia dengan jin.
Jeng Asih, Ratu
Pembuka Aura dari Gunung Muria
Info
& pemesanan:
Padepokan Metafisika
Jeng Asih
Jl. Diponegoro 72, Pati – Jawa Tengah
Jl. Melawai Raya 17, Blok M – Jakarta Selatan
08129358989 –
08122908585
Tidak ada komentar:
Posting Komentar